TANJUNG PRIOK: Bea Cukai Optimalkan pemeriksaan fisik Peti Kemas

JAKARTA: Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Pelabuhan Tanjung Priok akan mengoptimalkan kegiatan pemeriksaan fisik petikemas impor atau behandle.

Optimalisasi itu dengan menyiapkan tambahan personel untuk petugas pemeriksa fisik peti kemas menyusul akan dilaksanakannya kegiatan satu atap pelayanan behandle dan karantina di tempat pemeriksaan fisik petikemas terpadu (TPFT) di pelabuhan tersebut.

Kepala KPU Bea dan Cukai Pelabuhan Tanjung Priok Iyan Rubianto mengatakan,TPFT akan dipusatkan di lokasi terpisah dari terminal peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok.

Meskipun begitu, dia belum bersedia mengungkapkan jumlah personel pemeriksa yang akan ditambah tersebut.

"Nantinya petugas Pemeriksa peti kemas Bea dan Cukai akan dipusatkan di lokasi terpadu tersebut," ujarnya, Kamis (4/10/2012).

Iyan mengatakan seluruh persiapan itu diharapkan dapat rampung sebelum akhir tahun ini. "Jadi bisa segera kita mulai kegiatan di TPFT tersebut,"
paparnya.

Dia menyatakan kesiapan penambahan personel pemeriksa Bea dan Cukai tersebut sehubungan akan diterapkannya sistem klasterisasi pelayanan behandle petikemas impor jalur merah dan wajib karantina di pelabuhan Tanjung Priok. 

 
 
Partnership
 
   

Copyright @ Graha Segara 2014